Tags

, , ,

Jika akhir ramadhan di tahun ini sesuai perhitungan di awal yaitu tanggal 17 Juli 2015, maka Ramadhan di tahun ini adalah Ramadhan yang memiliki 5 x hari jum’at dan terdiri dari 29 hari bersama-Nya di bulan Ramadhan

Prolog khutbah juma’t hari ini yang membuat diri ini makin tertohok. Betapa Ramadhan kali ini semakin menjauh dari hidup kita. “Akankah kita mengisi waktu sisa ini dengan hal-hal yang akan membuat kita menyesal?” pungkas ustad yang mengisi khutbah tadi.

Malam lailatul qadr, atau yang beliau sebut malam hari rayanya para Malaikat. Dimana Allah memberi kesempatan seluas-luasnya, sebebas-bebasnya kepada seluruh malaikat hingga ke rajanya malaikat -Malaikat Jibril untuk hadir ke Bumi menghampiri para manusia yang sedang memanjatkan ibadah-ibadah apapun dengan ikhlas kepada-Nya.

Seperti halnya manusia ketika bertemu dengan Hari Raya, entah itu idul fitri ataupun idul adha. Kita semua akan menyambutnya dengan sangat bahagia, bisa bertemu dengan keluarga, bisa bersalam-salaman hingga mendapat rejeki dadakan -saat masih kecil. Dan malam terbaik dari seribu bulan itu adalah hari rayanya para malaikat. Hari dimana seluruh permintaan akan langsung diijabah oleh-Nya, dosa diampunin hingga takdir selama satu tahun kedepan bisa diubah (dengan ketentuan Allah takdir yang didunia bukan takdir yang sudah tertulis di lauh mafudz). Dan malaikat-malaikat ini adalah perantaranya. Bayangkan seluruh malaikat turun ke bumi, hingga rajanya pula ikut-ikutan, maka saat itu pula peluang kita akan mendekati 100% untuk mendapatkan malam lailatul qadr, jika kita mau berusaha mencarinya.

Aku merinding mendengar hal ini.. Aku masih merasa sangat banyak dosa yang telah dicatat oleh malaikat kanan kiriku.. Tapi aku sangat ingi meraih malam itu, ingin merayakan bersama para malaikat.. dengan lauk pauk berupa iman yang semakin kuat kepada-Nya.

Kembali pada 29 hari di Bulan Ramadhan tahun ini. Sering kita dengar malam lailatul qadr hadir di 10 hari terkahir Ramadhan dan lebih spesifik di tanggal-tanggal ganjil. Kali ini ustad sedikit memainkan logikanya untuk menyadarkan saya bahwa bukan tanggal ganjil yang harusnya saya kejar, namun 10 hari terkahir itulah yang harus saya sambut dengan cara terbaik.

simplenya seperti ini, jika isi bulan Ramadhan tahun ini tepat 30 hari, maka malam ini (10 Juli 2015) adalah malam ke-9 bulan Ramadhan, namun kalau bulan Ramadhan ini jatuh berisi 29 hari, maka malam ini adalah malam ke-8 bulan Ramadhan. Dan kita belum dapat mengetahui akhir ramadhan jika belum menyentuh tanggal 16 atau 17 juli nanti. Jadi bisa dikatakan 10 hari terkahir Ramadhan adalah kumpulan kesempatan tanggal-tanggal ganjil yang kita akan ketahui jika bertemu di akhir Ramadhan kelak.

Demikian sehingga, jangan pernah mencari di tanggal ganjil jak, luangkanlah di 10 hari terkahir ini…

Yaa.. diri ini masih banyak belajar, harus. Yaa.. Rabb semoga tulisan curhatan ini, bisa menjadi peringatan kepadaku lagi saat bertemu Ramadhan tahun depan (ini doa kepadaMu untuk bisa mempertemukan aku kembali dengan Ramadhan). Semoga aku bisa lebih memahami-Mu, mencintai perintah-Mu dan tidak mengotori semua kegiatan dengan mengatasnamakan nama-Mu.

Jangan dicari, biarkan saya yang mencari-Mu Ya Rabb..

*kalau sempat untuk menulis lagi, akan saya paparin 7 keisitimewaan kenapa malam lailatu qadr itu sangat istimewa, yang disampaikan ustad tadi*

Bandung, 10 Juli 2015
Cijerah, Rumah Ua Tati dan Ua Ade

Advertisements